Axiata Xlindo

Axiata Xlindo

Senin, 25 April 2011

15 TAHUN KIPRAH PAGUYUBAN JAWA TENGAH

Review Tahun 2010 Menuju 2011 yang Lebih Bermakna
Tahun 2010 baru saja meninggalkan kita. Tidak terasa sudah 15 tahun keberadaan Paguyuban Jawa Tengah (PJT) telah mampu eksis dan berjalan layaknya organisasi yang boleh dibilang stabil. Tepatnya 6 November 1995 silam, PJT didirikan oleh para sesepuh kita, yang diantaranya telah mendahului kita menghadap Sang Pencipta. Sejenak mari kita panjatkan doa dan penghargaaan yang setinggi-tingginya kepada para pendahulu, agar mereka kelak juga mendapat berkah dan manfaat keberadaan PJT di tengah masyarakat yang sejauh ini telah mampu untuk membantu saudara-saudara khususnya warga Jateng yang berada di Jakarta dan sekitarnya dengan berbagai program nyata dan menyentuh kebutuhan riil mereka.
Setelah kita memasuki tahun yang baru ini, kita baru menyadari bahwa waktu sangatlah cepat menikam hari-hari kita. Hampir atau bahkan kita banyak kehilangan waktu kalau tidak pintar-pintar mengaturnya. Seperti kata Orang Bijak Waktu itu seperti pisau, artinya jika kita tak pandai memanfaatkannya pastilah kita akan kena "tikam" pisau itu alias merugi. Dengan mengusung semangat "Bali Ndeso Mbangun Deso" sejauh ini PJT telah mampu menghadirkan program yang nyata bagi masyarakat Jateng di Jakarta. Dengan sekuat tenaga-kalau bisa berkorban waktu- para pengurus sekarang ini telah memberikan contoh dan pondasi yang bagi terwujudnya organisasi yang mandiri, bermanfaat bagi banyak orang dan mendukung program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Tentunya, agenda yang telah dijalankan tidak hanya sekedar rutinitas namun lebih pada upaya perbaikan dan pengembangan program agar dapat menyentuh lebih banyak lagi kalayak.
Pelaksanaan Mudik Bersama 2010
Mudik Gratis tahun 2010 yang lalu boleh dibilang sukses, baik dari segi penyelenggaraaanya maupun semangat kebersamaan yang dijalin. Dengan menyediakan armada angkut sejumlah 148 bus telah mampu mengangkut tidak kurang 9.000 orang dari berbagai wilayah Kabupaten/Kota yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Pendaftaran disentralkan di Kantor Sekretariat Paguyuban Jawa Tengah, Jalan TB. Simatupang No. 19 Kampung Rambutan Jakarta. Pendaftaran yang seharusnya dibuka selama 2 hari dari tanggal 23 dan 24 ternyata telah habis dan melebihi kuota hanya dalam waktu 1 hari, sehingga praktis hari ke-2 para pendaftar tidak bisa lagi mendaftar. Metode rekruitmen dan pendaftaran yang dipakai Paguyuban Jateng yang sekaligus sebagai Panitia Pelaksana kegiatan adalah dengan cara sosialisasi ke Paguyuban-Paguyuban Daerah dari berbagai wilayah di Provinsi Jawa Tengah yang berada di Jabodetabek. selain juga melalui sosialisasi dai media cetak dan elektronik.
Melihat fenomena masyarakat yang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut ditambah atensi berlebih dari sebagian masyarakat lain yang tidak dapat tertampung untuk menyediakan lebih banyak lagi armada bus, menjadikan Panitia Mudik ditahun-tahun mendatang harus lebih pro aktif dalam melakukan pendekatan ke berbagai pihak terutama dari kalangan pengusaha dan politisi untuk menyediakan sarana transportasi lebih banyak lagi guna menampung saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Membangun Visi ke Depan
Di Tahun 2011 ini banyak hal yang bisa kita karyakan dan perbuat untuk lebih menjalankan organisasi secara berhasil guna dan berdaya guna. Hal ini akan kita jadikan momentum untuk starting point untuk menjadikan PJT menjadi organisasi modern, punya visi dan misi yang jelas, punya program kerja jangka pendek dan jangka panjang, hingga PJT mampu berkarya nyata dan ikut berpartisipasi aktif dalam membangun Jawa Tengah dan daerah-daerah lainya di wilyah Provinsi Jateng. Sebagai warga Jateng yang ada di perantauan punya kewajiban moral untuk memperjuangkan agar Jateng mampu eksis dan tidak di pandang sebelah mata oleh daerah lain, kita yakin kita mampu, kita punya SDM berkualitas di tataran daerah maupun nasional, syaratnya kita harus kompak dan harus bersatu padu. Apapun golongannya, profesinya, status sosialnya, mari jadikan PJT sebagai rumah kita bersama, rumah yang menaungi semua anggotanya dengan nyaman dan tentram.
Untuk lebih menajamkan visi dan misi organisasi, diperlukan sebuah guidance (arahan) dalam bentuk program kerja baik pendek dan jangka panjang. Saat ini, PJT berencana melakukan rapat kerja dan koordinasi anggota serta simpatisan untuk menghasilkan program yang optimal karena kepengurusan tinggal menyisakan waktu efektif 2 tahun lagi. Namun, penulis mencoba mengilustrasikan beberapa saran dan masukan untuk lebih memberikan motivasi untuk kebaikan program kerja.
Memaksimalkan Dua Tahun Kepengurusan (2007 - 2012)
Dalam beberapa diskusi dan koordinasi pengurus PJT yang sempat dimonitor penulis, ada beberapa catatan menarik yang dapat dibuat dalam bentuk kerangka kerja optimalisasi kepengurusan periode 2007-2012 yang sebentar lagi akan berakhir. Beberapa saran tersebut antara lain :
• Pendataan anggota yang aktif, yang mampu mendukung program kerja PJT ke depan baik moril maupun materil (dana dan tenaga).
• Pembentukan (reshufle kepengurusan yang kurang/tidak aktif, yang mampu bekerja dengan professional, bertanggung jawab, amanah, jujur, punya kapasitas dan kapabilitas, punya loyalitas yang tinggi terhadap organisasi dan mau bekerja keras untuk memajukan organisasi.
• Pendanaan operasional organisasi dalam bentuk dana abadi dan bentuk-bentuk kerjasama dengan pihak lain serta pengadaan arisan bulanan.
• Pembuatan KTA (Kartu Tanda Anggota) bagi anggota PJT untuk lebih memudahkan administrasi dan untuk keperluan data base anggota.
• Pembuatan seragam anggota dan pembuatan atribut organisasi lainnya.
• Penguatan usaha-usaha ekonomis yang telah berjalan seperti koperasi dan penerbitan majalah.
• Ruang kantor yang cukup luas dapat dimanfaatkan untuk tempat persewaan usaha atau kemitraan dengan pihak lain.
Ke depan PJT harus menjadi organisasi yang mandiri dan independen. untuk mencapai hal itu perlu ide-ide inovatif dan tindakan yang nyata disertai semangat yang kuat diantara pengurus.
Program program yang telah kami jabarkan di atas itu adalah sebuah konsep dan gagasan yang akan menjadi benda mati tak berguna jika tidak di wujudkan dalam bentuk perbuatan. Jangan merasa minder dan malu jadi wong Jawa Tengah, tunjukan kebanggaan kita sebagai warga Jateng di manapun. Di belahan bumi manapun berada, kita harus bangga menjadi wong Jateng. Kini saatnya kita tunjukan bahwa kita mampu dan bisa. Jangan sekali-kali berfikir ke akuan (red-individualis)) karena aku hanyalah satu, tetapi berfikirlah kekitaan karena kita adalah banyak dan tak terbatas. Bulatkan tekad BERSAMA KITA MAJU.
Semoga Allah SWT meridloi dan melapangkan segala urusan kita bersama yang sedang bertekad membangun Jateng ke arah yang lebih baik lagi. Dalam berjuang kuncinya hanya satu, IKHLAS.

1 komentar:

  1. salut untuk PJT, semoga tetap ikhlas dan maju. saya satuju ke depan PJT menjadi mandiri dan independen. sekarang kan PJT sudah punya data warga jateng yang tinggal di jakarta, mungkin PJT bisa memberdayakan potensi mereka dengan usaha2 di kampungnya sendiri, jadi mungkin saya lihat mereka kebanyakan sebagai karyawan, sebagai contoh di jakarta saja banyak pengusaha restoran bebek dan warung2 pecel lele yang masih kesulitan mencari bahannya. atau yang lainnya, dari sini PJT bisa memfasilitasinya untuk distribusi dan permodalannya dan kalau bisa pinjaman tanpa bunga. salam hormat untuk ketua.

    BalasHapus