Review Tahun 2010 Menuju 2011 yang Lebih Bermakna
Tahun 2010 baru saja meninggalkan kita. Tidak terasa sudah 15 tahun keberadaan Paguyuban Jawa Tengah (PJT) telah mampu eksis dan berjalan layaknya organisasi yang boleh dibilang stabil. Tepatnya 6 November 1995 silam, PJT didirikan oleh para sesepuh kita, yang diantaranya telah mendahului kita menghadap Sang Pencipta. Sejenak mari kita panjatkan doa dan penghargaaan yang setinggi-tingginya kepada para pendahulu, agar mereka kelak juga mendapat berkah dan manfaat keberadaan PJT di tengah masyarakat yang sejauh ini telah mampu untuk membantu saudara-saudara khususnya warga Jateng yang berada di Jakarta dan sekitarnya dengan berbagai program nyata dan menyentuh kebutuhan riil mereka.
Setelah kita memasuki tahun yang baru ini, kita baru menyadari bahwa waktu sangatlah cepat menikam hari-hari kita. Hampir atau bahkan kita banyak kehilangan waktu kalau tidak pintar-pintar mengaturnya. Seperti kata Orang Bijak Waktu itu seperti pisau, artinya jika kita tak pandai memanfaatkannya pastilah kita akan kena "tikam" pisau itu alias merugi. Dengan mengusung semangat "Bali Ndeso Mbangun Deso" sejauh ini PJT telah mampu menghadirkan program yang nyata bagi masyarakat Jateng di Jakarta. Dengan sekuat tenaga-kalau bisa berkorban waktu- para pengurus sekarang ini telah memberikan contoh dan pondasi yang bagi terwujudnya organisasi yang mandiri, bermanfaat bagi banyak orang dan mendukung program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Tentunya, agenda yang telah dijalankan tidak hanya sekedar rutinitas namun lebih pada upaya perbaikan dan pengembangan program agar dapat menyentuh lebih banyak lagi kalayak.
Pelaksanaan Mudik Bersama 2010
Mudik Gratis tahun 2010 yang lalu boleh dibilang sukses, baik dari segi penyelenggaraaanya maupun semangat kebersamaan yang dijalin. Dengan menyediakan armada angkut sejumlah 148 bus telah mampu mengangkut tidak kurang 9.000 orang dari berbagai wilayah Kabupaten/Kota yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Pendaftaran disentralkan di Kantor Sekretariat Paguyuban Jawa Tengah, Jalan TB. Simatupang No. 19 Kampung Rambutan Jakarta. Pendaftaran yang seharusnya dibuka selama 2 hari dari tanggal 23 dan 24 ternyata telah habis dan melebihi kuota hanya dalam waktu 1 hari, sehingga praktis hari ke-2 para pendaftar tidak bisa lagi mendaftar. Metode rekruitmen dan pendaftaran yang dipakai Paguyuban Jateng yang sekaligus sebagai Panitia Pelaksana kegiatan adalah dengan cara sosialisasi ke Paguyuban-Paguyuban Daerah dari berbagai wilayah di Provinsi Jawa Tengah yang berada di Jabodetabek. selain juga melalui sosialisasi dai media cetak dan elektronik.
Melihat fenomena masyarakat yang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut ditambah atensi berlebih dari sebagian masyarakat lain yang tidak dapat tertampung untuk menyediakan lebih banyak lagi armada bus, menjadikan Panitia Mudik ditahun-tahun mendatang harus lebih pro aktif dalam melakukan pendekatan ke berbagai pihak terutama dari kalangan pengusaha dan politisi untuk menyediakan sarana transportasi lebih banyak lagi guna menampung saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Membangun Visi ke Depan
Di Tahun 2011 ini banyak hal yang bisa kita karyakan dan perbuat untuk lebih menjalankan organisasi secara berhasil guna dan berdaya guna. Hal ini akan kita jadikan momentum untuk starting point untuk menjadikan PJT menjadi organisasi modern, punya visi dan misi yang jelas, punya program kerja jangka pendek dan jangka panjang, hingga PJT mampu berkarya nyata dan ikut berpartisipasi aktif dalam membangun Jawa Tengah dan daerah-daerah lainya di wilyah Provinsi Jateng. Sebagai warga Jateng yang ada di perantauan punya kewajiban moral untuk memperjuangkan agar Jateng mampu eksis dan tidak di pandang sebelah mata oleh daerah lain, kita yakin kita mampu, kita punya SDM berkualitas di tataran daerah maupun nasional, syaratnya kita harus kompak dan harus bersatu padu. Apapun golongannya, profesinya, status sosialnya, mari jadikan PJT sebagai rumah kita bersama, rumah yang menaungi semua anggotanya dengan nyaman dan tentram.
Untuk lebih menajamkan visi dan misi organisasi, diperlukan sebuah guidance (arahan) dalam bentuk program kerja baik pendek dan jangka panjang. Saat ini, PJT berencana melakukan rapat kerja dan koordinasi anggota serta simpatisan untuk menghasilkan program yang optimal karena kepengurusan tinggal menyisakan waktu efektif 2 tahun lagi. Namun, penulis mencoba mengilustrasikan beberapa saran dan masukan untuk lebih memberikan motivasi untuk kebaikan program kerja.
Memaksimalkan Dua Tahun Kepengurusan (2007 - 2012)
Dalam beberapa diskusi dan koordinasi pengurus PJT yang sempat dimonitor penulis, ada beberapa catatan menarik yang dapat dibuat dalam bentuk kerangka kerja optimalisasi kepengurusan periode 2007-2012 yang sebentar lagi akan berakhir. Beberapa saran tersebut antara lain :
• Pendataan anggota yang aktif, yang mampu mendukung program kerja PJT ke depan baik moril maupun materil (dana dan tenaga).
• Pembentukan (reshufle kepengurusan yang kurang/tidak aktif, yang mampu bekerja dengan professional, bertanggung jawab, amanah, jujur, punya kapasitas dan kapabilitas, punya loyalitas yang tinggi terhadap organisasi dan mau bekerja keras untuk memajukan organisasi.
• Pendanaan operasional organisasi dalam bentuk dana abadi dan bentuk-bentuk kerjasama dengan pihak lain serta pengadaan arisan bulanan.
• Pembuatan KTA (Kartu Tanda Anggota) bagi anggota PJT untuk lebih memudahkan administrasi dan untuk keperluan data base anggota.
• Pembuatan seragam anggota dan pembuatan atribut organisasi lainnya.
• Penguatan usaha-usaha ekonomis yang telah berjalan seperti koperasi dan penerbitan majalah.
• Ruang kantor yang cukup luas dapat dimanfaatkan untuk tempat persewaan usaha atau kemitraan dengan pihak lain.
Ke depan PJT harus menjadi organisasi yang mandiri dan independen. untuk mencapai hal itu perlu ide-ide inovatif dan tindakan yang nyata disertai semangat yang kuat diantara pengurus.
Program program yang telah kami jabarkan di atas itu adalah sebuah konsep dan gagasan yang akan menjadi benda mati tak berguna jika tidak di wujudkan dalam bentuk perbuatan. Jangan merasa minder dan malu jadi wong Jawa Tengah, tunjukan kebanggaan kita sebagai warga Jateng di manapun. Di belahan bumi manapun berada, kita harus bangga menjadi wong Jateng. Kini saatnya kita tunjukan bahwa kita mampu dan bisa. Jangan sekali-kali berfikir ke akuan (red-individualis)) karena aku hanyalah satu, tetapi berfikirlah kekitaan karena kita adalah banyak dan tak terbatas. Bulatkan tekad BERSAMA KITA MAJU.
Semoga Allah SWT meridloi dan melapangkan segala urusan kita bersama yang sedang bertekad membangun Jateng ke arah yang lebih baik lagi. Dalam berjuang kuncinya hanya satu, IKHLAS.
Axiata Xlindo

Tampilkan postingan dengan label Sambung Rasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sambung Rasa. Tampilkan semua postingan
Senin, 25 April 2011
15 TAHUN KIPRAH PAGUYUBAN JAWA TENGAH
KOPERASI SEJAHTERA MAJU BERSAMA SIAP TINGGAL LANDAS
Pertumbuhan organisasi koperasi di negara kita sangat menggembirakan seiring dengan kesadaran masyarakat tentang arti pentingnya hidup yang saling membutuhkan. Hal ini terjadi karena didalam wadah koperasi terdapat kegiatan tolong menolong antara sesama anggota. Maka tak salah jika koperasi adalah wadah atau tempat yang paling tepat untuk bersosialisasi dan meningkatkan perekonomiaan menuju kesejahteraan bersama (semua anggota merasa punya hak sama untuk maju san sejatera).
Koperasi Sejahetara Maju Bersama (SMB) sebagai salah satu dari sekian banyak koperasi yang ada di Indonesia kiranya cukup menempati posisi tersendiri bagi warga Jawa Tengah yang berada di Jakarta pada khususnya dan simpatisan pada umumnya. Berdirinya Koperasi “SMB” dilatarbelakangi oleh adanya uneg-uneg dari sebagian pengurus Paguyuban Jawa Tengah (PJT) di Jabodetabek untuk mempererat rasa kebersamaan dalam kegiatan yang lebih bermakna dan mempunyai nilai ekonomis. Di satu sisi dapat dijadikan wahana berkumpul dan bersua dengan saudara perantauan yang berasal dari Jateng, disisi yang lain juga mampu memberikan nilai tambah bagi anggota paguyuban dari segi ekonomi. Maka, dalam waktu yang tidak terlalu lama terbentuklah Koperasi ini.
Beralamat di Jalan TB. Simatupang No. 19 Kampung Rambutan Ciracas, koperasi ini tentu sangat mudah dijangkau karena tepat di area lalu lintas yang sangat ramai tepatnya di depan halte Jalan Baru Kampung Rambutan, kurang lebih 300 meter dari Terminal Rambutan arah Pasar Baru. Sejak awal berdirinya tanggal 8 Agustus 2008, Koperasi “SMB” telah mampu menghimpun anggota sebanyak 175 orang. Sebagian besar dari pengurus dan simpatisan Paguyuban Jawa Tengah di Jabodetabek. Sesuai dengan AD/ART organisasi, Koperasi “SMB” telah menetapkan 5 (lima) jenis unit usaha, yaitu simpan pinjam, jasa umum, konstruksi, perdagangan, dan perumahan. Saat ini koperasi juga telah mengadakan diversifikasi usaha antara lain terapi kesehatan yang dibuka tiap hari, jasa pengiriman, dan jasa pembayaran kebutuhan via online. Untuk menjadi anggota koperasi syaratnya sangat mudah. Anda cukup membawa FC KTP yang masih berlaku dan membayar simpanan poko sebesar 200 ribu itupun masih bisa dicicil. Mudah bukan ??!
Pencapaian Prestasi yang membahagiakan
Sampai saat ini, dana yang dihimpun dari simpanan anggota telah menembus angka 100 juta. Selain itu, koperasi “SMB” juga telah mampu memberikan pinjaman kepada para anggota sebanyak 100 orang. Sebagian dengan cara pembayaran bulanan dengan rate bunga yang sangat kompetitif, sedang sebagian lainnya dengan cara pembayaran harian. Kelompok yang kedua lebih banyak diminati oleh para PKL, buruh harian, warung, dan sektor informal lainnya. Dari pinjaman tadi, koperasi “SMB” telah mengeluarkan dana lebih dari 200 juta, sehingga kalau ditotal aset yang dimiliki baik tetap maupun berjalan telah menembus angka setengah “M”. sungguh pencapaian prestasi yang membanggakan.
Untuk lebih meningkatkan modal usaha dalam rangka meningkatkan usaha khususnya disektor simpan pinjam, dari keterangan Bapak Untung RS selaku Sekretaris Umum merangkap Manager Koperasi diperoleh keterangan bahwa pihaknya saat ini telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak perbankan salah satunya adalah dengan Bank BPD Jateng cabang Jakarta. Dari aliran dana yang rencananya akan dikucurkan tersebut, Koperasi “SMB” telah bersiap dengan berbagai langkah usaha prospektif dan kreatif. Hal ini tentunya sebuah tantangan yang tidak ringan untuk sebuah langkah maju. “kita harus maju, jangan ketinggalan dengan bangsa lain”, tambah Pak Untung penuh semangat.
Dari pantauan kami, ternyata minat warga Jateng di Jakarta sangat antusias me-respon keberadaan Koperasi “SMB” ini. Bagaimana tidak? Kebanyakan warga perantau yang berasal dari Jawa Tengah adalah para pedagang, buruh dan sektor informal lainnya. Tentunya, mereka akan kesulitan apabila ada kebutuhan modal usaha jika mengajukan kepada pihak karena tidak bisa memenuhi syarat informal perbankan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Koperasi inilah solusinya. Dengan cukup menjadi anggota, mereka akan dapat fasilitas kredit yang cepat dan tidak birokratis.
Siap Tinggal Landas
Berkat semangat dan usaha yang pantang menyerah, pengurus berkeyakinan bahwa di Tahun 2011 ini, koperasi akan mampu terbang lebih tinggi. Ibarat pesawat telah siap tinggal landas. Hal ini dimaknai sebagai sebuah tantangan dalam mengusung niat mengembangkan perekonomian bangsa menuju rakyat yang sejahtera. Dengan dukungan semua pihak tentunya semangat ini menjadi sesuatu yang “mungkin” bahkan boleh dikata “harus” (meminjam istilah Pak Untung tadi). Mari kita berdayakan dan kembangkan Koperasi Sejahtera bersama dengan aktif menjadi anggota dengan mengusung tekad “Bali Ndeso Mbangun Deso” karena inti dari berdirinya koperasi adalah semangat kebersamaan dan goton royong sebagaiman lazim dilakukan oleh orang-orang yang berasal dari pedesaan. Hidup dan Jayalah Koperasi Sejahtera maju Bersama.
Legalitas Koperasi Sejahtera Maju Bersama :
Akte Notaris dari Julian Purnawan, SH tertanggal 8 Agustus 2008
SK Kementerian KUKM No. 816/BH/MENEG.I/XI/2008
SIUP No. 2084.13-1.824.51
TDP No. 0904.2.51.00764
Surat Keterangan Domisili Perusahaan
NPWP No. 21.048.535.5-009.000
Koperasi Sejahetara Maju Bersama (SMB) sebagai salah satu dari sekian banyak koperasi yang ada di Indonesia kiranya cukup menempati posisi tersendiri bagi warga Jawa Tengah yang berada di Jakarta pada khususnya dan simpatisan pada umumnya. Berdirinya Koperasi “SMB” dilatarbelakangi oleh adanya uneg-uneg dari sebagian pengurus Paguyuban Jawa Tengah (PJT) di Jabodetabek untuk mempererat rasa kebersamaan dalam kegiatan yang lebih bermakna dan mempunyai nilai ekonomis. Di satu sisi dapat dijadikan wahana berkumpul dan bersua dengan saudara perantauan yang berasal dari Jateng, disisi yang lain juga mampu memberikan nilai tambah bagi anggota paguyuban dari segi ekonomi. Maka, dalam waktu yang tidak terlalu lama terbentuklah Koperasi ini.
Beralamat di Jalan TB. Simatupang No. 19 Kampung Rambutan Ciracas, koperasi ini tentu sangat mudah dijangkau karena tepat di area lalu lintas yang sangat ramai tepatnya di depan halte Jalan Baru Kampung Rambutan, kurang lebih 300 meter dari Terminal Rambutan arah Pasar Baru. Sejak awal berdirinya tanggal 8 Agustus 2008, Koperasi “SMB” telah mampu menghimpun anggota sebanyak 175 orang. Sebagian besar dari pengurus dan simpatisan Paguyuban Jawa Tengah di Jabodetabek. Sesuai dengan AD/ART organisasi, Koperasi “SMB” telah menetapkan 5 (lima) jenis unit usaha, yaitu simpan pinjam, jasa umum, konstruksi, perdagangan, dan perumahan. Saat ini koperasi juga telah mengadakan diversifikasi usaha antara lain terapi kesehatan yang dibuka tiap hari, jasa pengiriman, dan jasa pembayaran kebutuhan via online. Untuk menjadi anggota koperasi syaratnya sangat mudah. Anda cukup membawa FC KTP yang masih berlaku dan membayar simpanan poko sebesar 200 ribu itupun masih bisa dicicil. Mudah bukan ??!
Pencapaian Prestasi yang membahagiakan
Sampai saat ini, dana yang dihimpun dari simpanan anggota telah menembus angka 100 juta. Selain itu, koperasi “SMB” juga telah mampu memberikan pinjaman kepada para anggota sebanyak 100 orang. Sebagian dengan cara pembayaran bulanan dengan rate bunga yang sangat kompetitif, sedang sebagian lainnya dengan cara pembayaran harian. Kelompok yang kedua lebih banyak diminati oleh para PKL, buruh harian, warung, dan sektor informal lainnya. Dari pinjaman tadi, koperasi “SMB” telah mengeluarkan dana lebih dari 200 juta, sehingga kalau ditotal aset yang dimiliki baik tetap maupun berjalan telah menembus angka setengah “M”. sungguh pencapaian prestasi yang membanggakan.
Untuk lebih meningkatkan modal usaha dalam rangka meningkatkan usaha khususnya disektor simpan pinjam, dari keterangan Bapak Untung RS selaku Sekretaris Umum merangkap Manager Koperasi diperoleh keterangan bahwa pihaknya saat ini telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak perbankan salah satunya adalah dengan Bank BPD Jateng cabang Jakarta. Dari aliran dana yang rencananya akan dikucurkan tersebut, Koperasi “SMB” telah bersiap dengan berbagai langkah usaha prospektif dan kreatif. Hal ini tentunya sebuah tantangan yang tidak ringan untuk sebuah langkah maju. “kita harus maju, jangan ketinggalan dengan bangsa lain”, tambah Pak Untung penuh semangat.
Dari pantauan kami, ternyata minat warga Jateng di Jakarta sangat antusias me-respon keberadaan Koperasi “SMB” ini. Bagaimana tidak? Kebanyakan warga perantau yang berasal dari Jawa Tengah adalah para pedagang, buruh dan sektor informal lainnya. Tentunya, mereka akan kesulitan apabila ada kebutuhan modal usaha jika mengajukan kepada pihak karena tidak bisa memenuhi syarat informal perbankan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Koperasi inilah solusinya. Dengan cukup menjadi anggota, mereka akan dapat fasilitas kredit yang cepat dan tidak birokratis.
Siap Tinggal Landas
Berkat semangat dan usaha yang pantang menyerah, pengurus berkeyakinan bahwa di Tahun 2011 ini, koperasi akan mampu terbang lebih tinggi. Ibarat pesawat telah siap tinggal landas. Hal ini dimaknai sebagai sebuah tantangan dalam mengusung niat mengembangkan perekonomian bangsa menuju rakyat yang sejahtera. Dengan dukungan semua pihak tentunya semangat ini menjadi sesuatu yang “mungkin” bahkan boleh dikata “harus” (meminjam istilah Pak Untung tadi). Mari kita berdayakan dan kembangkan Koperasi Sejahtera bersama dengan aktif menjadi anggota dengan mengusung tekad “Bali Ndeso Mbangun Deso” karena inti dari berdirinya koperasi adalah semangat kebersamaan dan goton royong sebagaiman lazim dilakukan oleh orang-orang yang berasal dari pedesaan. Hidup dan Jayalah Koperasi Sejahtera maju Bersama.
Legalitas Koperasi Sejahtera Maju Bersama :
Akte Notaris dari Julian Purnawan, SH tertanggal 8 Agustus 2008
SK Kementerian KUKM No. 816/BH/MENEG.I/XI/2008
SIUP No. 2084.13-1.824.51
TDP No. 0904.2.51.00764
Surat Keterangan Domisili Perusahaan
NPWP No. 21.048.535.5-009.000
BERGABUNGLAH BERSAMA KAMI
Dengan bergabung di Koperasi ’Sejahtera Maju Bersama (SMB)’ yang diprakarsai oleh Paguyuban Jawa Tengah (PJT) berarti Anda telah menunjukkan kepedulian dan kesadaran untuk maju dan sejahtera yang dibangun atas dasar kebersamaan dan kekeluargaan
Apa motivasinya :
- Koperasi ’SMB’ dibangun berdasarkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan sesama warga Jawa Tengah di Jabodetabek
- Koperasi ’SMB’ dibangun untuk membantu memperbaiki tingkat ekonomi warga Jawa Tengah di tanah perantauan Jakarta dan sekitarnya.
- Koperasi dibangun dengan kemandirian, memberdayakan potensi besar masyarakat Jawa Tengah
- Menghimpun warga Jawa Tengah yang peduli akan saudaranya, memiliki komitmen kuat, menyatukan tekad, dengan semangat PASTI BISA
- Memberikan peluang investasi, membangun ekonomi warga Jawa Tengah menuju kondisi yang lebih baik
Visi :
Membangun PWP Batam dengan semangat MUDA
Misi :
Merubah paradigma dari social murni menjadi social ekonomi mandiri
Membangun sumber daya manusia, menumbuhkan kreativitas, keterampilan bakat dalam bentuk karya nyata, berintelektual yang memiliki potensi ekonomi yang baik, menumbuhkan peluang usaha, peluang kerja untuk menampung tenaga kerja yang memang sudah banyak tersedia
Menjadikan Pusat Informasi Lowongan Kerja, Peluang usaha dll
Dengan semagat baru kita tumbuhkan rasa kepedulian kita terhadap saudara Jawa Tengah di Jabodetabek.
Potensi Warga sebagai Modal :
- Sumber daya manusia/warga PJT :
- Tokoh Nasional RI 1
- Mantan Petinggi pemerintahan (Menteri dll)
- Pejabat di pemerintahan
- Karyawan di perusahaan swasta
- Tenaga profesional, buruh, dll
- Wirausahawan
- Memiliki bermacam macam Product yang bisa di hasilkan
- Komunitas Pasar yang luas (warga PJT sangat banyak)
Motto :
- Janganlah berniat mencari keuntungan di Paguyuban, namun Insyaallah anda akan beruntung memilik banyak teman dan jaringan.
- Jika ingin membuka diri dan ingin bergabung dengan program “Peduli Jawa Tengah” koperasi ‘SMB’ adalah wadah bagi tangan-tangan ringan yang mudah berbagi.
- Bersatu adalah kekuatan, kehadiran adalah silaturahim, restu adalah doa kasih & sayang dan keiklasan adalah ketulusan hati
SUDAHKAH ANDA MASUK ANGGOTA?
Maka tiada yang membuat kami bangga sebagai bagian dari potensi warga JAWA TENGAH selain menyatunya hati seluruh warga, bersama membangun JATENG dengan semangat PASTI BISA
Pesan layanan ini dipesembahkan oleh :
PAGUYUBAN JAWA TENGAH &
KOPERASI SEJAHTERA MAJU BERSAMA
Apa motivasinya :
- Koperasi ’SMB’ dibangun berdasarkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan sesama warga Jawa Tengah di Jabodetabek
- Koperasi ’SMB’ dibangun untuk membantu memperbaiki tingkat ekonomi warga Jawa Tengah di tanah perantauan Jakarta dan sekitarnya.
- Koperasi dibangun dengan kemandirian, memberdayakan potensi besar masyarakat Jawa Tengah
- Menghimpun warga Jawa Tengah yang peduli akan saudaranya, memiliki komitmen kuat, menyatukan tekad, dengan semangat PASTI BISA
- Memberikan peluang investasi, membangun ekonomi warga Jawa Tengah menuju kondisi yang lebih baik
Visi :
Membangun PWP Batam dengan semangat MUDA
Misi :
Merubah paradigma dari social murni menjadi social ekonomi mandiri
Membangun sumber daya manusia, menumbuhkan kreativitas, keterampilan bakat dalam bentuk karya nyata, berintelektual yang memiliki potensi ekonomi yang baik, menumbuhkan peluang usaha, peluang kerja untuk menampung tenaga kerja yang memang sudah banyak tersedia
Menjadikan Pusat Informasi Lowongan Kerja, Peluang usaha dll
Dengan semagat baru kita tumbuhkan rasa kepedulian kita terhadap saudara Jawa Tengah di Jabodetabek.
Potensi Warga sebagai Modal :
- Sumber daya manusia/warga PJT :
- Tokoh Nasional RI 1
- Mantan Petinggi pemerintahan (Menteri dll)
- Pejabat di pemerintahan
- Karyawan di perusahaan swasta
- Tenaga profesional, buruh, dll
- Wirausahawan
- Memiliki bermacam macam Product yang bisa di hasilkan
- Komunitas Pasar yang luas (warga PJT sangat banyak)
Motto :
- Janganlah berniat mencari keuntungan di Paguyuban, namun Insyaallah anda akan beruntung memilik banyak teman dan jaringan.
- Jika ingin membuka diri dan ingin bergabung dengan program “Peduli Jawa Tengah” koperasi ‘SMB’ adalah wadah bagi tangan-tangan ringan yang mudah berbagi.
- Bersatu adalah kekuatan, kehadiran adalah silaturahim, restu adalah doa kasih & sayang dan keiklasan adalah ketulusan hati
SUDAHKAH ANDA MASUK ANGGOTA?
Maka tiada yang membuat kami bangga sebagai bagian dari potensi warga JAWA TENGAH selain menyatunya hati seluruh warga, bersama membangun JATENG dengan semangat PASTI BISA
Pesan layanan ini dipesembahkan oleh :
PAGUYUBAN JAWA TENGAH &
KOPERASI SEJAHTERA MAJU BERSAMA
KONSEP MENUJU KESEJAHTERAAN DAN MAJU BERSAMA, Dari, Oleh dan Untuk Warga Jawa Tengah
Memasuki usia ke 2 tahun
Koperasi Sejahtera Maju Bersama (SMB) berdiri pada tanggal 8 Agustus 2008 dengan 40 orang sebagi pendiri yang berasal dari berbagai warga paguyuban Kabupaten/Kota, dengan latar belakang social yang beragam, jenis pekerjaan yang berbeda dan tempat tinggal yang tersebar serta asal daerah yang berbeda pula. Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan yang senantiasa terpelihara dalam meningkatkan perannya bagi kemaslahatan.
Sebagaimana harapan Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah (PJT), Bibit Waluyo agar koperasi dapat menjadi tulang punggung kegiatan dan tumpuan yang mendukung operasional paguyuban, yang selanjutnya mengembangkan perannya dalam upaya memberikan fasilitas saudara kita di daerah Jawa Tengah dalam ikut memasarkan potensi wilayah serta produk masyarakatnya.
Untuk pertama kalinya Rapat Anggota Tahunan dilaksanakan pada hari minggu, 8 Agustus 2010 bertepatan dengan hari jadi SMB untuk yang kedua tahun. Sebagai lembaga ekonomi, koperasi SMB baru bisa menjalankan kegiatan untuk beberapa bidang, antara lain Usaha simpan pinjam anggota, Usaha jasa layanan pengiriman barang/paket, Usaha penjualan barang-barang titipan/konsinyasi dari anggota, Usaha layanan terapi kesehatan.
Kedepan, cita-cita dan harapan para anggota agar koperasi SMB sebagai sebuah warisan (life of lagecy) yang perlu diperkuat dan ditumbuhkembangkan sebagai bentuk kegiatan ekonomi bagi kesejahteraan anggota pada lingkungan dimana para nggota berdomisili. Anggota Kop SMB saat ini sebanyak 160 orang anggota dengan aset sebesar Rp. 75.000.000, terdiri dari simpanan anggota dan hasil usaha selama semester I tahun 2010. Melalui media Borobudur, diharapkan warga perantau asal Jateng dapat berperan aktif sebagai anggota koperasi. Untuk menjadi anggota cukup mengisi formulir dilengkapi FC ktp dengan membayar simpanan pokok anggota sebesar Rp. 200.000 yang dibayarkan sekali dan simpanan wajib sebesar Rp. 20.000 yang dibayarkan setiap bulan sekali. Walaupun layanan yang masih terbatas, namun dengan antusias dan semangat pengurus ditengah kesibukan dalam kesehariannya senantiasa melaksanakan kewajiban secara professional sebagaimana yang dituntut dalam undang-udang koperasi no.25 tahun 1992.
Hasil yang disepakati dalam RAT Pertama antara lain penyederhanaan jumlah pengurus, pengesahan laporan pertanggung jawaban pengurus, penguatan modal koperasi melalui kemitraan dengan lembaga terkait. Sejalan dengan keberadaan Bank Jateng yang telah membuka cabangnya di Jakarta, juga diharapkan dapat lebih meningkatkan produktivitas kegiatan koperasi secara optimal. Kewajiban para anggota dalam melakukan pembayaran simpanannya dapat menggunakan akses perbankan di Bank Jateng dengan No. Rek 1.036.00044-5, dan Bank Mandiri KCP Pramuka dengan No. Rek 006.0006185965. []
Koperasi Sejahtera Maju Bersama (SMB) berdiri pada tanggal 8 Agustus 2008 dengan 40 orang sebagi pendiri yang berasal dari berbagai warga paguyuban Kabupaten/Kota, dengan latar belakang social yang beragam, jenis pekerjaan yang berbeda dan tempat tinggal yang tersebar serta asal daerah yang berbeda pula. Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan yang senantiasa terpelihara dalam meningkatkan perannya bagi kemaslahatan.
Sebagaimana harapan Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah (PJT), Bibit Waluyo agar koperasi dapat menjadi tulang punggung kegiatan dan tumpuan yang mendukung operasional paguyuban, yang selanjutnya mengembangkan perannya dalam upaya memberikan fasilitas saudara kita di daerah Jawa Tengah dalam ikut memasarkan potensi wilayah serta produk masyarakatnya.
Untuk pertama kalinya Rapat Anggota Tahunan dilaksanakan pada hari minggu, 8 Agustus 2010 bertepatan dengan hari jadi SMB untuk yang kedua tahun. Sebagai lembaga ekonomi, koperasi SMB baru bisa menjalankan kegiatan untuk beberapa bidang, antara lain Usaha simpan pinjam anggota, Usaha jasa layanan pengiriman barang/paket, Usaha penjualan barang-barang titipan/konsinyasi dari anggota, Usaha layanan terapi kesehatan.
Kedepan, cita-cita dan harapan para anggota agar koperasi SMB sebagai sebuah warisan (life of lagecy) yang perlu diperkuat dan ditumbuhkembangkan sebagai bentuk kegiatan ekonomi bagi kesejahteraan anggota pada lingkungan dimana para nggota berdomisili. Anggota Kop SMB saat ini sebanyak 160 orang anggota dengan aset sebesar Rp. 75.000.000, terdiri dari simpanan anggota dan hasil usaha selama semester I tahun 2010. Melalui media Borobudur, diharapkan warga perantau asal Jateng dapat berperan aktif sebagai anggota koperasi. Untuk menjadi anggota cukup mengisi formulir dilengkapi FC ktp dengan membayar simpanan pokok anggota sebesar Rp. 200.000 yang dibayarkan sekali dan simpanan wajib sebesar Rp. 20.000 yang dibayarkan setiap bulan sekali. Walaupun layanan yang masih terbatas, namun dengan antusias dan semangat pengurus ditengah kesibukan dalam kesehariannya senantiasa melaksanakan kewajiban secara professional sebagaimana yang dituntut dalam undang-udang koperasi no.25 tahun 1992.
Hasil yang disepakati dalam RAT Pertama antara lain penyederhanaan jumlah pengurus, pengesahan laporan pertanggung jawaban pengurus, penguatan modal koperasi melalui kemitraan dengan lembaga terkait. Sejalan dengan keberadaan Bank Jateng yang telah membuka cabangnya di Jakarta, juga diharapkan dapat lebih meningkatkan produktivitas kegiatan koperasi secara optimal. Kewajiban para anggota dalam melakukan pembayaran simpanannya dapat menggunakan akses perbankan di Bank Jateng dengan No. Rek 1.036.00044-5, dan Bank Mandiri KCP Pramuka dengan No. Rek 006.0006185965. []
Langganan:
Postingan (Atom)